Tips Memilih Paket Hosting Yang Tepat Sesuai Anggaran

tips memilih paket hosting

Memilih paket hosting merupakan salah satu proses yang harus kita lalui ketika membuat website. Bagi sebagian orang proses tersebut cukup membingungkan karena banyak sekali penyedia layanan web hosting yang ada.

Harus kita akui bahwa memilih paket hosting itu tidak mudah. Kita harus jeli dalam menentukan pilihan. Mengapa demikian? Karena setiap penyedia layanan hosting biasanya menyediakan pilihan paket hosting yang beragam dan fasilitasnya pun hampir sama antara paket satu dengan yang lainnya.

Lalu apa saja faktor yang harus kita pertimbangkan ketika memilih paket hosting?

1. Tipe Website

Faktor pertama yang harus kita pertimbangkan yaitu tipe website apa yang akan kita buat. Apakah kita akan membuat website dinamis atau statis? Apakah kita akan membuat website dengan CMS seperti WordPress atau cukup dengan HTML saja?

Website dengan tipe statis tidak membutuhkan sumber daya server yang besar dan biasanya juga tidak membutuhkan database. Oleh karena itu jika kita akan membuat website dengan tipe tersebut maka kita tidak perlu memilih paket hosting yang mahal. Pilih saja paket yang murah, yang terpenting adalah paket hosting tersebut menyediakan dukungan untuk HTML/CSS.

Lain halnya jika kita akan membuat website dinamis dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal. Kita harus memilih paket hosting yang mendukung bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Selain itu pastikan juga kapasitas penyimpanan (disk space) yang disediakan cukup untuk menyimpan file-file yang diperlukan.

Khusus untuk WordPress, Joomla atau Drupal usahakan untuk memilih paket hosting dengan kapasitas penyimpanan di atas 500 MB. Mengapa demikian? Karena selain untuk menyimpan file-file CMS itu sendiri, kita juga membutuhkan ruang untuk menyimpan gambar atau foto yang akan digunakan di website. Semakin banyak gambar yang dipakai di website maka semakin besar pula kapasitas penyimpanan yang kita butuhkan.

Baca Juga: Apa Perbedaan Antara Shared Hosting, VPS dan Dedicated Server

2. Jumlah Website

Berapa kira-kira jumlah website yang akan kita buat? Kalau kita mempunyai rencana untuk membuat website lebih dari satu maka sebaiknya kita memilih paket hosting yang menyediakan fasilitas Addon Domain. Dengan addon domain, kita bisa membuat banyak website dengan nama domain yang berbeda pada satu akun hosting.

Tanpa addon domain, satu akun hosting hanya bisa digunakan untuk satu website saja. Kalau nantinya kita ingin membuat website baru, mau nggak mau kita harus menyewa paket hosting lagi untuk website tersebut. Itulah keunggulan paket hosting dengan fasilitas Addon Domain.

Baca Juga: Panduan Membuat Addon Domain Lewat cPanel

3. Trafik Website

Berapa kira-kira trafik website yang kita harapkan setiap bulannya? Kalau Anda orang yang terkenal, artis misalnya, maka Anda membutuhkan paket hosting dengan bandwidth yang besar. Mengapa demikian? Karena akan banyak penggemar Anda yang akan mengunjungi website Anda tersebut. Kalau bandwidth yang tersedia tidak mencukupi maka website tersebut akan cepat down dan susah diakses.

Apakah kita harus memilih paket hosting yang menyediakan bandwidth paling besar?

Tentu saja tidak seperti itu caranya. Yang kita butuhkan adalah paket hosting yang bisa di-upgrade jika suatu saat kapasitas bandwidth yang tersedia tidak mencukupi. Dalam hal ini kita harus realistis. Kalau kita memilih paket hosting dengan kapasitas bandwidth yang paling besar di awal maka biayanya akan sangat besar pula padahal trafik website meningkat secara bertahap, tidak serta-merta besar.

Baca Juga: 8 Cara Efektif Mendatangkan Trafik ke Website Secara Gratis

4. Spesifikasi Server

Teknologi apa yang diperlukan untuk mendukung website yang akan kita buat? Kalau hanya website statis, kita tidak membutuhkan spesifikasi server yang terlalu canggih. Lain halnya jika kita membuat website dinamis dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal. Berbeda pula jika kita membuat website atau aplikasi web dengan bahasa pemrograman .Net atau Java.

Kita harus mencermati spesifikasi teknis apa saja yang disediakan paket hosting yang akan kita gunakan. Apakah teknologi yang kita perlukan tersedia atau tidak? Kalau paket hosting tersebut tidak jelas spesifikasinya apa saja, kita harus menanyakannya secara langsung kepada penyedia layanan hosting tersebut.

Berdasarkan sistem operasi yang digunakan, ada dua tipe hosting yaitu hosting Linux dan Windows. Hosting dengan sistem operasi Linux biasanya lebih murah daripada Windows. Jika kita akan membuat website dengan CMS seperti WordPress, Joomla atau Drupal maka hosting Linux adalah pilihan terbaik. Namun jika website yang akan kita buat menggunakan teknologi .Net maka kita sebaiknya menggunakan hosting Windows.

Baca Juga: Apa Itu cPanel? Mengapa Kita Harus Menggunakan cPanel?

5. Fasilitas Tambahan

Apakah kita membutuhkan fasilitas tambahan seperti email hosting, Content Delivery Network (CDN) atau sertifikat digital (SSL)? Pastikan bahwa paket hosting yang kita pilih menyediakan fasilitas yang kita butuhkan tersebut dan tentu saja dengan biaya yang terjangkau.

Baca Juga: Panduan Setup Zoho Mail Dengan Nama Domain Sendiri

6. Anggaran

Berapa sih anggaran yang kita sediakan untuk kebutuhan website kita setiap bulannya? Kita harus mengetahui hal ini agar kita tidak membuang-buang waktu dengan membandingkan paket hosting yang nyata-nyata harganya tidak sesuai dengan anggaran yang kita miliki.

Itulah 6 faktor yang perlu kita pertimbangkan ketika memilih paket hosting untuk website kita sesuai dengan anggaran yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *