Panduan Membuat Subdomain Lewat cPanel

subdomain cpanel

Salah satu fitur yang disediakan oleh aplikasi cPanel yaitu fitur untuk membuat subdomain. Nah, pada artikel ini saya akan membahas secara singkat bagaimana cara membuat subdomain lewat aplikasi cPanel.

Baca Juga: Apa Itu cPanel? Mengapa Kita Harus Menggunakan cPanel?

Namun demikian, sebelum ke pembahasan tersebut ada baiknya bila saya jelaskan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan subdomain. Barangkali ada yang belum mengerti apa itu subdomain.

Subdomain merupakan bagian dari sebuah nama domain induk. Pada umumnya subdomain mengacu ke suatu alamat fisik sebuah website. Subdomain posisinya ada di depan domain induk dan dipisah dengan titik.

Contohnya yaitu “magazine.sorsawo.com”. Magazine merupakan subdomain dari sorsawo.com, sedangkan sorsawo itu sendiri adalah domain induk. Subdomain juga disebut dengan istilah domain level ketiga (third level domain).

Setiap domain induk bisa memiliki satu atau lebih subdomain. Sebagai contoh “support.example.com” dan “blog.example.com” adalah subdomain dari “example.com”.

Setiap subdomain juga bisa memiliki subdomain lagi yang tingkatannya lebih rendah, misalnya “news.blog.example.com”.

Baca Juga: Domain Name Generator, Tool Wajib Bagi Pemburu Nama Domain Unik

Mengapa Kita Perlu Subdomain?

Fungsi utama dari subdomain yaitu untuk membuat banyak website dengan nama domain yang sama. Nah, pertanyaannya sekarang adalah apa tujuannya?

1. Membuat Website Dengan Topik Tertentu

Situs berita biasanya menggunakan subdomain untuk mengelompokkan artikel / berita berdasarkan topik tertentu agar lebih terorganisir. Contohnya yaitu Detikcom. Mereka membuat banyak website dengan subdomain yaitu antara lain:

  • sport.detik.com untuk artikel dengan kategori olahraga
  • inet.detik.com untuk artikel dengan kategori internet
  • finance.detik.com untuk artikel dengan kategori keuangan, dsb

2. Membuat Website Versi Mobile

Subdomain juga sering digunakan untuk membuat website dengan tampilan yang berbeda. Contohnya yaitu sebagai berikut:

  • m.facebook.com untuk tampilan mobile Facebook
  • mobile.twitter.com untuk tampilan mobile Twitter

3. Membuat Website Dengan Area Tertentu

Subdomain juga bisa digunakan untuk membuat banyak website dengan area yang berbeda. Sebagai contoh situs berita Tribunnews.com. Mereka menggunakan subdomain untuk menandai area tertentu, misalnya:

  • jogja.tribunnews.com untuk berita-berita seputar Yogyakarta
  • jakarta.tribunnews.com untuk berita-berita seputar Jakarta, dsb

Itulah beberapa tujuan digunakannya subdomain. Selain tiga contoh di atas, masih banyak lagi penggunaan subdomain.

Baca Juga: Panduan Setup Zoho Mail Dengan Nama Domain Sendiri

Bagaimana Cara Membuat Subdomain?

Lewat aplikasi cPanel kita bisa membuat subdomain dengan mudah. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua subdomain bisa dibuat dengan cPanel.

Mengapa demikian?

Karena ada beberapa nama yang digunakan oleh aplikasi cPanel itu sendiri, yaitu mail, www, ftp, cpanel, whm, webmail, dan webdisk. Kita tidak diperbolehkan memberi nama subdomain kita dengan nama-nama tersebut.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat subdomain pada cPanel:

Pertama, login ke cPanel lalu klik ikon Subdomains (lihat gambar di bawah ini).

cpanel subdomain

Selanjutnya, lengkapi form seperti pada gambar di bawah ini.

cpanel create subdomain

Masukkan nama subdomain yang akan kita buat pada kotak isian Subdomain. Sebagai contoh jika domain kita adalah “example.com” dan kita ingin membuat subdomain “blog.example.com” maka ketikkan “blog” pada kotak tersebut.

Berikutnya pilih domain yang akan menjadi induk dari subdomain tersebut dari daftar pilihan yang ada di sebelah kanannya.

Sebagai catatan, induk subdomain bisa berupa addon, parked, maupun subdomain lain yang sudah terdaftar di cPanel.

Pada contoh di atas domain induknya adalah “example.com”.

Document Root adalah lokasi untuk menempatkan file-file dari subdomain tersebut.

Biasanya kotak isian Document Root tersebut akan terisi secara otomatis. Sebagai contoh, jika kita memilih “blog” sebagai nama subdomain maka Document Root untuk subdomain tersebut adalah “/public_html/blog”.

Klik tombol Create. Jika berhasil akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.

cpanel create subdomain sukses

Selesai. Klik Go Back untuk kembali ke halaman sebelumnya.

Catatan:

Jika kita mendaftarkan nama domain pada registrar lain dan konfigurasi name server domain tersebut belum mengarah ke server web hosting yang kita gunakan, maka kita bisa menggunakan URL sementara untuk mengakses subdomain yang kita buat tersebut.

URL sementara untuk subdomain yang kita buat yaitu sebagai berikut:

http://ipaddress/~username/subfolder

Dimana “username” adalah username cPanel dari domain utama dan “subfolder” adalah Document Root dari subdomain tersebut.

Sebagai ilustrasi, jika alamat IP server 1.2.3.4 dan username cPanel kita adalah “demo” maka kita bisa mengakses subdomain “blog” pada contoh di atas dengan alamat URL sebagai berikut:

http://1.2.3.4/~demo/blog

Baca Juga: Keuntungan Memiliki Alamat Email Dengan Nama Domain Sendiri

Bagaimana Cara Menghapus Subdomain?

Kapan kita harus menghapus subdomain? Pada saat subdomain tersebut tidak digunakan lagi. Daripada subdomain tersebut nganggur dan bisa diakses orang lain lewat Internet maka kita bisa menghapusnya.

Untuk menghapus subdomain caranya yaitu sebagai berikut:

Pertama, klik Remove pada subdomain yang ingin kita hapus (lihat gambar di bawah ini).

cpanel remove subdomain

Klik tombol Delete Subdomain (lihat gambar di bawah ini).

cpanel remove subdomain

Jika berhasil akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.

cpanel remove subdomain

Selesai. Klik Go Back untuk kembali ke halaman sebelumnya.

Itulah cara untuk membuat serta menghapus subdomain lewat aplikasi cPanel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *