Panduan Optimasi Image Agar SEO Friendly

seo image

Bisa dikatakan bahwa gambar atau foto sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suatu website.

Jarang sekali ada website yang hanya berupa teks tanpa ada gambar satu pun. Selain berfungsi untuk memperindah tampilan website, gambar juga sering digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu misalnya pada online store.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Website Memerlukan Gambar

Coba Anda bayangkan bagaimana rasanya berbelanja di online store yang menjual produk tanpa disertai gambar. Jika tidak karena terpaksa sekali tentu Anda akan berpikir seribu kali untuk membeli barang di online store tersebut.

Tahukah Anda, ternyata gambar juga bisa digunakan untuk meningkatkan trafik kunjungan ke website. Hal ini tidak lepas dari berkembangnya metode pencarian dengan gambar. Jika Anda kebetulan sedang menggunakan Google atau Yahoo untuk mencari informasi di Internet cobalah sekali-sekali menggunakan fasilitas pencarian gambar yang mereka sediakan lalu bandingkan hasilnya dengan pencarian berbasis teks.

Metode pencarian berbasis gambar merupakan salah satu cara yang cukup banyak digunakan untuk mencari informasi di Internet, terutama yang berkaitan dengan barang atau produk yang dijual secara online. Itulah sebabnya mengapa Anda perlu melakukan optimasi terhadap gambar atau foto yang Anda publikasikan di website Anda.

Bagi online store yang sering menggunakan gambar untuk menampilkan produk-produknya di websitenya sepertinya sudah menjadi keharusan untuk melakukan optimasi agar produk tersebut mudah ditemukan di search engine.

Baca Juga: Hindari 10 Kesalahan Ini Ketika Membangun Toko Online

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar gambar atau image yang digunakan di website kita lebih SEO Friendly, yaitu sebagai berikut:

Ubah Nama Gambar

Kalau kita mendapatkan gambar dari situs online seperti Flickr atau situs penyedia gambar gratisan lainnya biasanya nama file gambar tersebut dibuat secara acak, misalnya “16282723151_ca7441ecb8_k_d.jpg”. Hal ini juga berlaku apabila kita mengambil gambar menggunakan kamera digital atau ponsel.

Kalau kita ingin memajang gambar tersebut di Facebook atau Twitter, tidak masalah kalau kita langsung mengupload gambar tersebut apa adanya.

Lain halnya jika kita ingin menggunakan gambar tersebut di blog atau website. Sangat tidak direkomendasikan apabila kita langsung mengupload gambar tersebut.

Mengapa demikian?

Alasannya sangat sederhana. Karena nama file gambar tersebut tidak mempunyai makna sama sekali atau dengan kata lain membingungkan. Kita tidak akan pernah tahu gambar apa itu kalau tidak membuka dan melihat secara langsung.

Begitu juga dengan search engine seperti Google. Anda tahu kan kalau Google itu hanya mesin? Google akan mengalami kesulitan untuk mendeskripsikan gambar tersebut kalau nama filenya acak seperti itu.

Oleh karena itu sangat penting untuk mengubah nama file tersebut sebelum mengupload ke blog atau website. Sangat disarankan untuk menyisipkan kata kunci atau keyword pada nama gambar.

Caranya sangat mudah. Jika kita menggunakan Windows, klik kanan gambar tersebut lalu pilih menu Rename. Selanjutnya berikan nama lain yang lebih bermakna pada gambar tersebut, misalnya “laptop-asus.jpg”.

Baca Juga: 21 Website Penyedia Gambar Gratis Berkualitas Tinggi Untuk Website Kita

Ubah Dimensi Gambar

Pada umumnya foto dari kamera digital memiliki resolusi atau dimensi (lebar dan tinggi) gambar yang sangat besar. Kalau untuk dicetak memang sangat bagus, akan tetapi kalau ingin digunakan di website dimensi foto tersebut perlu diperkecil agar tidak terlalu besar.

Mengapa dimensi gambar perlu diperkecil?

Logikanya, dimensi gambar yang besar akan turut mempengaruhi besar kecilnya ukuran file. Nah, kalau ukuran filenya besar secara otomatis hal tersebut akan membuat kerja server menjadi lebih berat. Efeknya adalah kecepatan loading website menjadi lambat.

Website biasanya menggunakan gambar dengan dimensi antara 300 – 800 piksel. Jadi usahakan sebelum diupload ke website, gambar diperkecil dimensinya agar tidak melebihi 800 piksel. Jika tidak punya software Photoshop, kita bisa memanfaatkan tool online seperti PicMonkey untuk memperkecil ukuran gambar.

Baca Juga: 5 Website Terbaik Untuk Membuat Logo Secara Online

Kompresi Gambar

Kompresi berbeda dengan mengubah ukuran dimensi gambar. Kompresi bertujuan untuk memperkecil ukuran file gambar. Kalau dimensi gambar satuannya adalah piksel maka ukuran file satuannya adalah Byte, KiloByte (KB), atau MegaByte (MB).

Ada beberapa tool online yang bisa kita manfaatkan untuk mengkompresi gambar. Kalau saya sendiri biasanya menggunakan TinyPNG. Tool lainnya yang bisa kita coba yaitu JPEGmini Lite.

Baca Juga: Yuk, Kenali Cara Menggunakan Gambar Flickr Creative Commons

Gunakan Tag ALT

Atribut ALT pada prinsipnya merupakan deskripsi gambar dalam format teks. Ini berguna untuk memudahkan search engine seperti Google dalam mengenali serta mengindeks gambar yang ada di website.

Biasakan untuk menyisipkan kata kunci atau keyword pada atribut ALT ini. Jika website kita menggunakan WordPress caranya sangat mudah. Kita tinggal mengisi kolom isian “Alt Text” pada kotak dialog Insert Media.

Tambahkan Caption

Apa itu Caption?

Caption adalah tulisan yang terdapat di bagian bawah suatu gambar. Biasanya digunakan untuk memberikan keterangan tentang gambar tersebut. Kita bisa menambahkan caption pada gambar di website kita.

Itulah beberapa tips SEO sederhana yang bisa kita coba agar gambar di website atau blog kita lebih mudah terindeks oleh Google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *